Beranda » Uncategorized » metode bercakap-cakap

metode bercakap-cakap

Metode bercakap-cakap anak TK

Bercakap-cakap merupakan salah satu bentuk komunikasi antar pribadi. Berkomunikasi merupakan proses 2 arah. Untuk terjadinya komunikasi dalam percakapan diperlukan keterampilan mendengar dan keterampilan berbicara.

Bercakap-cakap juga berarti belajar mewujudkan kemampuan berbahasa reseptif dan ekspresif.

Arti belajar sebagai :

  • Reseptif : semakin banyaknya kata-kata baru yang dikuasai oleh anak yang diperolehnya dari kegiatan bercakap-cakap.
  • Ekspresif : semakin seringnya anak menyatakan keinginan, kebutuhan, pikiran dan perasaan kepada orang lain secara lisan.

Fungsi bahasa :

  1. Sebagai alat yang dapat memuaskan kebutuhan anak untuk menyatakan keinginannya. Fungsi bahasa dinyatakan dengan “saya ingin”.
  2. Berfungsi mengatur. Melalui bahasa, anak dapat mengendalikan tingkah laku orang lain. Fungsi bahasa dinyatakan dengan “lakukan itu”.
  3. Berfungsi sebagai hubungan antara pribadi. Bahasa dapat dipergunakan untuk mengadakan hubungan dengan orang lain dalam lingkungan social.
  4. Berfungsi bagi diri sendiri. Anak menyatakan pandangannya, perasaannya, dan sikapnya yang unik melalui bahasa dan melalui bahasa anak membangun jati diri.
  5. Berfungsi heuristic. Sesudah anak dapat membedakan dirinya dengan lingkungan, anak dengan menggunakan bahasa yang dikuasainya untuk memiliki dan memahami lingkungan. Jadi bahasa mempunyai fungsi mempertanyakan atau “katakana padaku mengapa begitu”.
  6. Fungsi imajinatif. Dengan bahasa anak dapat menghindarkan diri dari kenyataan dan memasuki alam semesta yang dibangunnya sendiri. Bahasa mempunyai fungsi membiarkan diri untuk berpura-pura atau berfungsi puitis.
  7. Fungsi informative. Anak dapat mengkomunikasikan informasi baru kepada orang lain dengan menggunakan bahasa.

 

Manfaat kegiatan bercakap-cakap :

  1. Meningkatkan keberanian anak untuk mengaktualisasikan diri dengan menggunakan kemampuan berbahasa secara ekspresif, menyatakan pendapat, menyatakan perasaan, menyatakan keinginan, dan kebutuhan secara lisan.
  2. Meningkatkan keberanian anak untuk menyatakan secara lisan apa yang harus dilakukan oleh diri sendiri dan anak lain dengan anak lain, atau dengan gurunya agar terjalin hubungan social yang menyenangkan.
  3. Dengan seringnya anak mendapat kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya, perasaanya dan keinginannya maka hal ini akan semakin meningkatkan kemampuan anak membangun jati dirinya.
  4. Dengan seringnya kegiatan bercakap-cakap diadakan, semakin banyak informasi baru yang diperoleh anak yang bersumber dari guru atau dari anak lain. Penyebaran informasi dapat memperluas pengetahuan dan wawasan anak tentang tujuan dan tema yang ditetapkan guru.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: