Beranda » Uncategorized » sosiodrama

sosiodrama

Sosiodrama

Metode sosiodrama adalah suatu cara memerankan beberapa peran dalam suatu cerita tertentu yang menuntut integrasi diantara para pamerannya. Dengan pemikiran bahwa metode ini dapat merupakan kelanjutan atau puncak dari kegiatan bercerita maka ada beberapa TK yang mengemas metode ini sedemikian rupa dan menggunakan sosiodrama sebagai kegiatan pentas akhir tahun pelajaran di sekolah tersebut.

Dimulai dengan memilih buku cerita yang disukai anak-anak dikelas, lalu didiskusikan alur cerita maupun tokoh-tokoh pamerannya.

Apabila telah diyakini sebagai cerita favorit anak maka dibuat kesepkatan bersama bahwa cerita ini akan diperankan untuk pementasan akhir tahun. Anak-anak bebas menentukan tokoh-tokoh yang diinginkannya. Dengan sistem latihan yang rutin seminggu dua kali diawal atau akhir kegiatan pembelajaran maka akan memudahkan guru dan tidak akan membebani anak.

Manfaat sosiodrama serupa dengan bermain peran. Metode ini dapat dipakai sebagai kegiatan yang mengutamakan pengembangan kemampuan berekspresi sehingga anak dapat menghayati berbagai bentuk perasaan juga menggali daya khayal dan kreativitas anak. Hal yang membedakannya dengan bermain peran adalah sosiodrama menekankan pada tanggung jawab individu dan kerja sama antar pameran dalam memerankan tokoh-tokoh guna kelancaran jalannya alur cerita yang ditampilkan.

Pada umumnya peranan yang dimainkan diangkat dari kehidupan sehari-hari dimasyarakat.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: